[ X ] Close

Jumat, 03 Agustus 2012

Jokowi Tak Akan Laporkan Rhoma Irama

TEMPO.CO , Jakarta--Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo menyatakan tidak akan melaporkan Rhoma Irama ke kepolisian atas tindak penghinaan atau pencemaran nama baik. Sebagai penggemar berat Rhoma, ia menyatakan tidak akan mau melaporkan sang raja dangdut ke pihak berwajib.

"Itu urusan Panwaslu, saya ini kan penggemar. Masa penggemar berat melaporkan," kata Jokowi seusai di Rumah Alumni ITB di Cilandak, Jumat, 3 Agustus 2012.

Sebelumnya, Rhoma Irama dituding melanggar tindak pidana pemilu dengan ancaman hukuman penjara hingga 18 bulan. Berdasarkan bukti sebuah video yang berdurasi 7 menit, Rhoma mengatakan agar warga Jakarta tak memilih pemimpin yang tidak sesuai dengan agamanya. Ia juga menggunakan isu SARA untuk menyerang Jokowi-Ahok.

Rhoma sendiri mengelak menjadi bagian dari tim kampanye Foke-Nara. Pun, ia membantah telah mengarahkan warga untuk memilih calon tertentu. Sang raja dangdut menyatakan dirinya hanya membina umat.

Jokowi tidak menanggapi serius seluruh tudingan atau ceramah Rhoma Irama. Daripada mengomentari Rhoma Irama, Jokowi tampak lebih bersemangat menceritakan bagaimana ia menggemari Rhoma Irama. Ia mengaku menyukai beberapa lagu Rhoma seperti Darah Muda atau 135 juta. Seperti dalam acara sebelumnya, Jokowi sempat menyenandungkan kedua lagu tersebut.

http://www.tempo.co/read/news/2012/08/04/228421285