"Kami tak percaya bahwa kejadian ini terkait jelas dengan terorisme," kata sekretaris pers Gedung Putih, Jay Carney, yang sedang bersama Presiden Amerika Serikat Barack Obama di Florida.
Carney sendiri menyatakan, Presiden sudah mengetahui kejadian ini pada pukul 02.30 waktu setempat.
Aksi pemuda yang diketahui bernama James Eagan Holmes itu dipastikan menewaskan 12 orang dan puluhan lainnya luka-luka. Holmes beraksi di depan penonton dengan lebih dulu menembakkan gas air mata. Setelah itu, Holmes memberondongkan peluru ke arah penonton premier film "The Dark Knight Rises" di sebuah mal di kota Aurora, Denver, Colorado itu.
Reuters memberitakan, pelaku membawa sebilah pisau, senapan laras panjang dan sebuah pistol. Pistol lainnya ditemukan polisi di dalam bioskop. Dia juga beraksi dengan mengenakan rompi anti peluru.
Kronologi kejadian masih simpang siur. Laporan saksi mata terbaru, pelaku tiba-tiba berdiri di depan layar teater yang menampilkan film Batman yang baru "The Dark Knight Rises".
Tanpa tedeng aling-aling, pelaku menembakkan peluru ke arah penonton. Sebanyak 14 orang tewas dan 50 lainnya terluka dalam insiden tersebut. Puluhan orang langsung berlarian panik.
Polisi yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi para penonton. Polisi juga menyisir mall untuk mencari kemungkinan adanya bahan peledak. (adi)