[ X ] Close

Minggu, 29 Juli 2012

Gara-Gara Sehelai Baju Hangus Disetrika, Warga Mesir Bentrokan

[imagetag]
Pada Jumat (27/07/2012) subuh kemarin belasan rumah di Dahsyour, sebuah desa di kota Badrasheen, Provinsi Giza, dekat ibukota Mesir, Kairo, terbakar akibat serangan ribuan massa. Serangan ini tak terkendali tanpa pengamanan dari aparat keamanan.

Menurut AFP, aksi pembakaran itu bermula dari sebuah pertengkaran dan perkelahian antara seorang pemakai jasa laundry (pencucian baju) seorang pria pekerja laundry tersebut yang menyetrika baju muslim ini hingga hangus pada lengan baju.

Tidak terima bajunya hangus, pemilik baju itupun memukuli pria ini sehingga mereka berdua pun berkelahi.

Menurut Al Masrawy, situs web berita berbahasa Arab, peristiwa pemukulan Samih Nasim, pada Rabu (25/07/2012), yang diserang Ahmed Ramadan pemilik baju, setelah mengetahui lengan bajunya hangus disetrika ternyata berujung bentrok.

Walaupun kedua warga Mesir itu sama-sama mengalami luka, sekitar duapuluhan massa pada keesokan harinya, Kamis (26/07/2012) malam mendatangi perumahan pria itu di desa Dahsyour. Mereka menyerang perumahan warga itu dengan batu dan molotov, warga sekitar yang mengetahui rencana penyerangan itupun berjaga dilantai dua dan atap rumah mereka. Warga pun menghujani para pengacau itu dengan molotov, seorang penyerang terluka.

Tidak terima dengan kegagalan tersebut, para penyerang ini mengumpulkan massa pada Jumat (27/07/2012), merekapun mendatangi daerah itu dengan senjata tajam dan bom molotov, alhasil para wanita dan anak-anak pun melarikan diri sedangkan para prianya menunggu kedatangan penyerang itu. Mengetahui kekuatan tidak berimbang warga pun mundur sehingga rumah mereka menjadi tumbal, belasan orang juga ikut terluka.

Pemerintah Mesir hingga kini masih belum mengeluarkan pernyataan terkait peristiwa ini, sedangkan belasan penyerang dan puluhan warga ditahan pasca-penyerangan tersebut.
Right Side News

yap, seperti kata pepatah "nila setitik rusak susu sebelanga" :recsel