Wisatawan muslim diprediksi para ahli akan berkembang pesat dalam 10 tahun ke depan. Semua siap menyambut mulai dari menyiapkan spa halal sampai musala di bandara internasional. Indonesia termasuk destinasi favorit!
Crencentrating, lembaga riset travel halal dari Singapura dan DinarStandard, firma asal AS yang fokus dengan pasar gaya hidup Muslim, melakukan riset. Mereka menemukan fakta kalau wisatawan muslim terutama dari Timur Tengah, kini gemar melakukan traveling.
Diprediksi, turis muslim ini sanggup membelanjakan USD 192 miliar (Rp 1.815,9 triliun) pertahun pada 2020. Ini uang yang bukan main-main!
Chief Executive Crecentrating, Fazal Bahardeen mengatakan negara favorit untuk wisatawan muslim adalah Indonesia, Malaysia, Mesir. Namun kini, negara yang mayoritas bukan muslim pun kini melirik serius para wisatawan muslim ini. Apalagi bulan Ramadan juga menambah jumlah kunjungan wisatan Muslim.
"Tidak jauh dari Saudi Arabia, lebih murah dari pada travel ke Eropa. Ini juga negara muslim, jadi memudahkan untuk mencari masjid dan makanan Arab," kata Mohammed Ali Alali (23) turis dari Arab Saudi yang sedang berbulan madu di Kuala Lumpur seperti dilansir The Sydney Morning Herald edisi Selasa 31 Juli 2012.
Survei menunjukan kalau ketersediaan makanan halal menjadi permintaan utama pada traveler Muslim. Thailand dan Australia sudah mempersiapkan diri untuk ledakan turis Muslim ini. Musala di bandara, restoran dan hotel halal disediakan, bahkan spa halal pun ada.
"Kenapa tidak mencoba Gold Coast untuk Ramadan yang lebih sejuk tahun ini?" demikian iklan pariwisata Negara Bagian Queensland, Australia.
Thailand pun pasang mata untuk ledakan traveling Muslim. Mereka mempromosikan spa halal untuk muslim yang memisahkan pria dan wanita. Bahkan Bandara Suvarnabhumi Bangkok dinyatakan sebagai bandara paling ramah untuk Muslim di negara non-Muslim.
Turis muslim mana yang paling banyak membelanjakan uangnya untuk liburan? Jawabannya adalah Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan UEA. Mereka menghabiskan 37 persen dari total belanja turis Muslim pada 2011, padahal mereka hanyalah 3 persen dari total populasi Muslim di dunia.
Ember
Wah agan2 yg muslim jd ga ush khawatir lagi nih buat wisata ke manca negara. Mereka udah nyediain semuanya, mulai dari tempat ibadah makan halal udah gak bakal susah lagi nyarinya terutama kunjungan ke negara2 yg mayoritas non muslim. :D
Crencentrating, lembaga riset travel halal dari Singapura dan DinarStandard, firma asal AS yang fokus dengan pasar gaya hidup Muslim, melakukan riset. Mereka menemukan fakta kalau wisatawan muslim terutama dari Timur Tengah, kini gemar melakukan traveling.
Diprediksi, turis muslim ini sanggup membelanjakan USD 192 miliar (Rp 1.815,9 triliun) pertahun pada 2020. Ini uang yang bukan main-main!
Chief Executive Crecentrating, Fazal Bahardeen mengatakan negara favorit untuk wisatawan muslim adalah Indonesia, Malaysia, Mesir. Namun kini, negara yang mayoritas bukan muslim pun kini melirik serius para wisatawan muslim ini. Apalagi bulan Ramadan juga menambah jumlah kunjungan wisatan Muslim.
"Tidak jauh dari Saudi Arabia, lebih murah dari pada travel ke Eropa. Ini juga negara muslim, jadi memudahkan untuk mencari masjid dan makanan Arab," kata Mohammed Ali Alali (23) turis dari Arab Saudi yang sedang berbulan madu di Kuala Lumpur seperti dilansir The Sydney Morning Herald edisi Selasa 31 Juli 2012.
Survei menunjukan kalau ketersediaan makanan halal menjadi permintaan utama pada traveler Muslim. Thailand dan Australia sudah mempersiapkan diri untuk ledakan turis Muslim ini. Musala di bandara, restoran dan hotel halal disediakan, bahkan spa halal pun ada.
"Kenapa tidak mencoba Gold Coast untuk Ramadan yang lebih sejuk tahun ini?" demikian iklan pariwisata Negara Bagian Queensland, Australia.
Thailand pun pasang mata untuk ledakan traveling Muslim. Mereka mempromosikan spa halal untuk muslim yang memisahkan pria dan wanita. Bahkan Bandara Suvarnabhumi Bangkok dinyatakan sebagai bandara paling ramah untuk Muslim di negara non-Muslim.
Turis muslim mana yang paling banyak membelanjakan uangnya untuk liburan? Jawabannya adalah Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi dan UEA. Mereka menghabiskan 37 persen dari total belanja turis Muslim pada 2011, padahal mereka hanyalah 3 persen dari total populasi Muslim di dunia.
Ember
Wah agan2 yg muslim jd ga ush khawatir lagi nih buat wisata ke manca negara. Mereka udah nyediain semuanya, mulai dari tempat ibadah makan halal udah gak bakal susah lagi nyarinya terutama kunjungan ke negara2 yg mayoritas non muslim. :D