cukup dengan berita2 berat rohingya atau klaim2an kesaktian dan pilkada, mari kita simak berita berikut ini
Asmara si Gila dan Stres
ORANG gila dan sutris, ternyata masih juga berfikir tentang asmara. Indra dan Norsanti dari Meulaboh (Aceh) ini misalnya, meski kesadaran dirinya hanya 60 persen, masih juga punya libido alias dorongan seks. Tapi namanya orang nggak waras, hubungan intim ditonton orang banyak tak malu juga. Untung belum sampai digebuki.
Sama-sama kehilangan kesadaran, mabok dan stress memang beda. Orang mabuk bir asal dipakai tidur, nanti hilang sendiri. Tapi orang setres, tidur puluhan jam sekalipun, kesadarannya tetap hilang. Jikalau ada kesamaan, orang mabok sama orang stress sama-sama doyan makan, sama-sama menghabiskan jatah. Tapi yang paling bahaya adalah, mabuk kekuasaan dan gila hormat. Penampilan rapi dan meyakinkan, tapi sungguh bikin sebel lingkungan.
Dan tersebutlah di kampung Pasar Ujung Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat; malam sekitar pukul 22.00 sejumlah warga terperangah, ketika melihat dua makhluk berlainan jenis dan pakaian lusuh, saling tarik tangan dan kemudian menuju belakang sebuah ruko. Curiga bahwa mereka mau berbuat mesum, sejumlah pemuda membuntutinya.
Ternyata benar, di belakang ruko itu keduanya kemudian melepas baju masing-masing. Uniknya, ketika penonton tanpa karcis ini semakin banyak, keduanya sama sekali tidaklah malu. Keduanya tenang saja berhubungan intim bak suami istri. Warga yang belum sadar siapa mereka, langsung saja bertindak. Keduanya ditangkap dan mau digebuki. "Kalian memang kelewatan, bulan puasa berbuat mesum seenaknya. Jangan cemari kampung kami dengan perbuatan bejad," kata warga.
Namun mereka ternyata bergeming saja. Di sini warga mulai sadar, bahwa ada yang tidak beres di sini. Keduanya memang ditangkap dan dibawa ke Pos Keamanan. Tapi keduanya tak juga merasa malu. Ketika ditanya dari mana asalnya, keduanya kompak menjawab: dari Banda Aceh. "Banda Acehnya mana?" kejar seorang tokoh masyarakat. Ternyata jawabnya: Rumah Sakit Jiwa! Woooo .urusan sama orang gila.
Untung saja belum digebuki. Warga pun menghubungi pihak WH (Wiyatul Hisbah = semacam Satpol PP) Pemda Banda Aceh lewat telepon. Ternyata benar, pihah RSJ Banda Aceh sudah beberapa hari ini kehilangan dua "anggota" masing-masing Indra, 35, dan Norsanti, 30. Tak lama kemudian petugas WH datang dengan mobil operasional.
Kok pendek amat? Cerita orang gila, buat apa panjang-panjang? (JPNN/Gunarso TS)
http://www.poskotanews.com/2012/08/0...ila-dan-stres/
penulisnya juga sarap ah
:D :D :D
Asmara si Gila dan Stres
ORANG gila dan sutris, ternyata masih juga berfikir tentang asmara. Indra dan Norsanti dari Meulaboh (Aceh) ini misalnya, meski kesadaran dirinya hanya 60 persen, masih juga punya libido alias dorongan seks. Tapi namanya orang nggak waras, hubungan intim ditonton orang banyak tak malu juga. Untung belum sampai digebuki.
Sama-sama kehilangan kesadaran, mabok dan stress memang beda. Orang mabuk bir asal dipakai tidur, nanti hilang sendiri. Tapi orang setres, tidur puluhan jam sekalipun, kesadarannya tetap hilang. Jikalau ada kesamaan, orang mabok sama orang stress sama-sama doyan makan, sama-sama menghabiskan jatah. Tapi yang paling bahaya adalah, mabuk kekuasaan dan gila hormat. Penampilan rapi dan meyakinkan, tapi sungguh bikin sebel lingkungan.
Dan tersebutlah di kampung Pasar Ujung Baroh, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat; malam sekitar pukul 22.00 sejumlah warga terperangah, ketika melihat dua makhluk berlainan jenis dan pakaian lusuh, saling tarik tangan dan kemudian menuju belakang sebuah ruko. Curiga bahwa mereka mau berbuat mesum, sejumlah pemuda membuntutinya.
Ternyata benar, di belakang ruko itu keduanya kemudian melepas baju masing-masing. Uniknya, ketika penonton tanpa karcis ini semakin banyak, keduanya sama sekali tidaklah malu. Keduanya tenang saja berhubungan intim bak suami istri. Warga yang belum sadar siapa mereka, langsung saja bertindak. Keduanya ditangkap dan mau digebuki. "Kalian memang kelewatan, bulan puasa berbuat mesum seenaknya. Jangan cemari kampung kami dengan perbuatan bejad," kata warga.
Namun mereka ternyata bergeming saja. Di sini warga mulai sadar, bahwa ada yang tidak beres di sini. Keduanya memang ditangkap dan dibawa ke Pos Keamanan. Tapi keduanya tak juga merasa malu. Ketika ditanya dari mana asalnya, keduanya kompak menjawab: dari Banda Aceh. "Banda Acehnya mana?" kejar seorang tokoh masyarakat. Ternyata jawabnya: Rumah Sakit Jiwa! Woooo .urusan sama orang gila.
Untung saja belum digebuki. Warga pun menghubungi pihak WH (Wiyatul Hisbah = semacam Satpol PP) Pemda Banda Aceh lewat telepon. Ternyata benar, pihah RSJ Banda Aceh sudah beberapa hari ini kehilangan dua "anggota" masing-masing Indra, 35, dan Norsanti, 30. Tak lama kemudian petugas WH datang dengan mobil operasional.
Kok pendek amat? Cerita orang gila, buat apa panjang-panjang? (JPNN/Gunarso TS)
http://www.poskotanews.com/2012/08/0...ila-dan-stres/
penulisnya juga sarap ah
:D :D :D