Ada Bupati di Jambi Bisa Obati Orang Gila Lho!
Kamis, 02 Agustus 2012, 18:00 WIB
REPUBLIKA.CO.ID, JAMBI -- Bupati Merangin Provinsi Jambi H Nalim memiliki kemampuan unik dan langka. Dia seorang paranormal yang bisa melakukan pengobatan dan penyembuhan terhadap pengidap penyakit gangguan jiwa seperti gila. "Kebetulan saja saya dianugerahi Tuhan untuk memiliki kelebihan kemampuan untuk bisa mengobati orang gila, saat ini meskipun cukup sibuk sebagai bupati tapi tetap saya sempatkan untuk melayani para pasien saya," kata H Nalim di Jambi, Rabu.
Saat ini, kata Nalim, dirinya tengah berusaha mengobati atau menyembuhkan 10 warga Kabupaten Merngin yang masih ditanganinya. Dalam setahun belakangan dirinya telah membantu mengobati sedikitnya tiga pengidap gangguan jiwa gila.
Menurut Bupati, dalam melakukan pengobatan dirinya menggunakan metode rukiyah, doa, ramuan dan metode medis yang juga dipelajarinya ketika masih menjadi anggota kepolisian sebelum menjadi bupati.
"Sebagai manusia saya sangat prihatin jika melihat ada orang yang terkena gangguan jiwa apalagi orang yang bersangkutan adalah orang yang masih berada dalam usia produktif," katanya.
"Saya berkeyakinan penyakit gila tersebut bisa disembuhkan dan salah satu penyebabnya adalah akibat situasi atau kondisi seperti akibat inteligensia orang bersangkutan yang tak tersalurkan sehingga stress dan mengalami depresi yang akhirnya mengakibatkan kegilaan," ujar bupati.
Karena itulah, dirinya meskipun dalam kesibukan sebagai kepala daerah masih menyempatkan diri untuk menolong menyembuhkan setiap orang gila yang dirawatnya. Dia mengaku tidak mengharapkan imbalan dari apa yang dikerjakannya tersebut.
Hanya saja, kata dia, alam mengobati tidak bisa sembarangan orang karena menyangkut kredibilitas dirinya juga sebagai seorang bupati, karena dia punya cara sendiri yakni dengan memprioritaskan pengobatan terhadap warganya yang memiliki identitas jelas.
http://www.republika.co.id/berita/na...orang-gila-lho
----------------
Lawan-lawan politiknya, termasuk LSM dan mahasiswa, pasti keder dan kagak berani mengkritik Sang BUPATI, kalau tak ingin perut buncit mendadak atau muntah darah bercampur paku dan silet ... :D