[ X ] Close

Rabu, 01 Agustus 2012

Gak pake APBN, irjen djoko susilo bangun polres dijakarta dibantu para pengusaha ?!

Djoko Susilo/Akpol Jakarta Irjen Djoko Susilo, mantan Kepala Korps Lantas Mabes Polri, ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi pengadaan kendaraan simulator ujian SIM tahun anggaran 2011. Inilah sepak terjang sang jenderal.

Bintang terang Djoko Susilo mulai terlihat saat dia menjadi Kapolres Jakarta Utara. Tidak lama, dia dipercaya menduduki kursi Direktur Lantas Polda Metro Jaya, kemudian menjadi Dirlantas Polri. Djoko lantas didapuk menjadi Kepala Korps Lantas (Kakorlantas) sebelum akhinya menjadi Gubernur Akpol di Semarang. Dari sini terlihat, karier Djoko selalu naik.

Djoko merupakan lulusan Akpol angkatan 1984 yang pertama mendapat bintang satu. Bintang itu diperolehnya saat dia menjadi Dirlantas. Sedangkan bintang dua didapat Djoko saat menduduki posisi Kakorlantas. Prestasi ini didapat Djoko lebih dulu ketimbang teman satu angkatannya, Putut Bayu Seno, yang pernah menjadi ajudan Presiden SBY dan kini menjabat Kapolda Jabar.

Kala menjadi orang nomor satu di Polres Jakarta Utara, nama Djoko bersinar lantaran bisa membangun mapolres pimpinannya tanpa melibatkan APBN dan Mabes Polri. Pembangunan itu sepenuhnya merupakan bantuan pengusaha.

Namun bintang terang Djoko mulai menemui batu sandungan setelah KPK menerima pengaduan masyarakat terkait pengadaan kendaraan roda dua dan roda empat simulator ujian SIM tahun anggaran 2011 yang beraroma suap. KPK menjadikan Djoko sebagai tersangka. Kantor yang dulu dipimpinnya, gedung Korlantas di Jl MT Haryono, Jaksel, digeledah. Penggeledahan tidak berlangsung mulus karena ada tarik ulur antara penyidik KPK dan petugas


http://news.detik..com/read/2012/07/...sangka?9922032


Aneh gak sih? :norose:

Terus pengusahanya dapat apa?