[ X ] Close

Kamis, 02 Agustus 2012

[Ekonomi]Tol Bandara Naik, PU: Tak Usah Kaget, Itu Biasa..


[imagetag]


Jakarta - Kenaikan tarif tol Bandara Sedyatmo mulai diberlakukan besok, 3 Agustus 2012 tepatnya pada pukul 00.00. Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) Abran Elsanjaya Barus menganggap kenaikan tarif tol adalah hal yang biasa.

Ia meminta masyarakat tidak usah kaget karena hal tersebut rutin dilakukan dalam 2 tahun sekali.

"Teman-teman pengguna jalan tol nggak usah kagetlah karena biasa kami lakukan 2 tahun sekali," ungkap Abran di Kementerian PU, Jakarta, Kamis (2/8/2012).

Kenaikan tol yang melalu Jakarta dan Tangerang selain dilakukan atas dasar inflasi selama 2 tahun, juga telah memenuhi evaluasi Standar Pelayanan Minimum (SPM) yang dilakukan oleh BPJT.

"Seminggu lalu, kita baru sepakat jika SPM baru bisa terpenuhi," sambungnya.

Terkait tudingan jika kenaikan tarif tol Sedyatmo dilakukan secara mendadak. Abran menjelaskan jika kenaikan tersebut sebenarnya telah disetujui oleh Menteri PU tanggal 27 Juli.

"Terkesan mendadak? Tidak karena kepmen sudah ditandatangani 27 Juli," tutup Abran.

Berikut ini kenaikan tarif tol Sedyatmo:



Kendaraan Golongan 1, Rp 5.000 jadi Rp 5.500
Kendaraan Golongan 2, Rp 6.000 jadi Rp 7.000
Kendaraan Golongan 3, Rp 7.500 jadi Rp 8.000
Kendaraan Gol 4, 9.500 jadi Rp 10.000
Golongan 5, Rp 11.000 jadi Rp 12.500

--------------------------
Berita terkait

Quote:


TEMPO.CO, Jakarta- PT Jasa Marga (Persero) Tbk menunda kenaikan baru tarif tol Jakarta-Cikampek hingga akhir tahun ini. Sejatinya pemberlakukan tarif baru itu sudah dilakukan sejak bulan ini, sesuai ketentuan berlaku.

Menurut Kepala Divisi Manajemen Operasi Jasa Marga Taruli Hutapea penundaan kenaikan tarif itu dilakukan karena kondisi jalan yang belum bagus benar. "Menurut penilaian Badan Pengaturan Jalan Tol (BPJT) kondisinya masih belum memenuhi standar pelayanan minimum," ujarnya pada Kamis, 2 Agustus 2012.

Taruli mengatakan, saat ini, Jasa Marga sedang berupaya melakukan pembenahan di jalan tol sepanjang 83 kilometer tersebut agar rencana menaikkan tarif bisa segera diwujudkan. Dia tidak ingin ada potential lost akibat penundaan kenaikan tarif tersebut.

Salah satu langkah yang diambil oleh Jasa Marga adalah dengan menutup pagar yang berlubang. Namun langkah itu justru mengundang reaksi keras dari warga sekitar jalan tol di kilometer 8, Jatibening, Bekasi. Pasalnya warga selama ini sudah kadung terbiasa memanfaatkan daerah tersebut sebagai terminal bayangan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pengawasan dan Pemantauan BPJT Abraham Barus mengatakan kondisi Tol Jakarta-Cikampek belum memenuhi standar. Menurutnya masih ada sejumlah ruas jalan berlubang dan tidak rata. Selain itu masih ada sejumlah pagar tol yang berlubang.

SYAILENDRA
----------------------------------
Naik.....untuk pengembangan, menciptakan iklim investasi yang sehat.....dan setoran menjelang 2014... :hammer:

Tidak mau naik tol, jangan naik mobil....naik kereta....tidak mau naik kereta, naik motor.... :D