[ X ] Close

Senin, 23 Juli 2012

Mentan: Harga Tempe Naik Sedikit Tak Apa, Daripada untuk Beli Pulsa!

Jakarta - Kenaikan harga kedelai yang mencapai Rp 8.000/Kg membuat produsen tempe dan tahu menaikan harga jualnya. Namun menurut Menteri Pertanian (Mentan) Suswono, kenaikan harga tersebut tidak masalah jika melihat manfaat tempe dan tahu yang baik buat kesehatan.

"Menurut saya harga tempe naik sedikit tidak apa-apa kan, toh menafaatnya untuk kesehatan baik," kata Suswono ketika ditemui di Kantornya, Selasa (24/7/2012).

Menurut Suswono, naiknya harga kedelai ini juga justru baik untuk petani, dikarenakan petani kedelai menjadi bergairah untuk menanam kedelai.

"Petani kedelai bergairah, konsumennya juga dengan adanya peningkatan daya beli ya nambah sedikit lah dibandingkan dengan nambah pulsa, kan mendingan nambah untuk makan," ujar Suswono.

Menurut Suswono, target dua tahun tersisa untuk swasembada kedelai masih ada peluang. Selain perlu ada tambahan lahan sekitar 500.000 hektar, harga kedelai juga harus menarik untuk petani.

"Kalau harga kedelai tidak menarik bagi petani ya produksi tidak akan bertambah, kemarin harganya Rp 5.000 per Kg bagi petani berat, memang idealnya harga (kedelai) harus diatas Rp 7.000 per Kg, apalagi kalau sampai Rp 8.000 per kilo itu ada peluang bagi petani lokal, petani jadi bergairah tanam kedelai lagi, saat ini kan banyak yang beralih tanam jagung karena harganya jauh lebih baik dibandingkan kedelai," tandas Suswono.

anak anak sma akan bertanya tannya ? fungsi pemerintah kemana ? bukan ka ada regulasi kalo ada misalnya HET / harga jual tertinggi, kalo harga naik pemerintah membatasai denga harga tertinggi bukan,