Pekanbaru - Aparat Polda Riau membekuk tersangka pelaku penganiayaan satu keluarga di Pekanbaru. "Pelaku bernama Muhammad Rizal, mantan sopir korban," kata Humas Polda Riau, AKBP Syarif Pandiangan, di Pekanbaru, Kamis (5/7).
Korban tewas, yang merupakan warga Jalan Muhammad Yamin, Pekanbaru itu, terdiri dari Sukimin (ayah) dan Tommi (anak sulungnya). Sedangkan Aling (istri) dan Jefri (anak bungsu) mengalami luka berat, dan sedang dirawat intensif di rumah sakit.
Sukimin tewas di tempat akibat dibacok. Jenazah korban ditemukan dengan banyak luka bacok di tubuhnya.
Sedangkan Tommi, anak sulungnya, meninggal di Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru, akibat pendarahan hebat dari luka sayat di bagian perut.
Isteri Sukimin dan anak bungsunya, Jefri, yang mengalami luka parah, saat ini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura.
Pandiangan mengatakan, tersangka Rizal berhasil ditangkap tim kepolisian di rumahnya, di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (4/7), sekira pukul 23.00 WIB. "Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan," katanya.
Kanit I Subdit III Polda Riau Kompol Sapta Maulana Marpaung, di tempat terpisah menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat.
Dari informasi itu anggota kemudian meluncur ke rumah pelaku yang kabarnya berlokasi di Kecamatan Tenayan Raya.
"Tersangka tak lari kemana-mana. Saat ditangkap tersangka tak melawan. Selama ini tersangka sering tidur di masjid di dekat rumah familinya di kawasan Tenayanraya, Pekanbaru," katanya.
Dari hasil keterangan sementara, tersangka melakukan penganiayaan terhadap keluarga Sukimin akibat rasa sakit hati yang mendalam.
"Saat ini tersangka masih terus menjalani pemeriksaan intensif, guna mempertangungjawabkan perbuatannya, yakni menghilangkan nyawa dua orang sekaligus," katanya. [TMA, Ant]
============
http://www.gatra.com/hukum/31-hukum/...ayah-dan-anak-
============
sudah terlalu banyak kasus si rizal ini...
sekarang dia bunuhin orang
Korban tewas, yang merupakan warga Jalan Muhammad Yamin, Pekanbaru itu, terdiri dari Sukimin (ayah) dan Tommi (anak sulungnya). Sedangkan Aling (istri) dan Jefri (anak bungsu) mengalami luka berat, dan sedang dirawat intensif di rumah sakit.
Sukimin tewas di tempat akibat dibacok. Jenazah korban ditemukan dengan banyak luka bacok di tubuhnya.
Sedangkan Tommi, anak sulungnya, meninggal di Rumah Sakit Santa Maria, Pekanbaru, akibat pendarahan hebat dari luka sayat di bagian perut.
Isteri Sukimin dan anak bungsunya, Jefri, yang mengalami luka parah, saat ini tengah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di Singapura.
Pandiangan mengatakan, tersangka Rizal berhasil ditangkap tim kepolisian di rumahnya, di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, Riau, pada Rabu (4/7), sekira pukul 23.00 WIB. "Saat ditangkap pelaku tidak melakukan perlawanan," katanya.
Kanit I Subdit III Polda Riau Kompol Sapta Maulana Marpaung, di tempat terpisah menjelaskan, penangkapan tersangka berawal dari informasi masyarakat.
Dari informasi itu anggota kemudian meluncur ke rumah pelaku yang kabarnya berlokasi di Kecamatan Tenayan Raya.
"Tersangka tak lari kemana-mana. Saat ditangkap tersangka tak melawan. Selama ini tersangka sering tidur di masjid di dekat rumah familinya di kawasan Tenayanraya, Pekanbaru," katanya.
Dari hasil keterangan sementara, tersangka melakukan penganiayaan terhadap keluarga Sukimin akibat rasa sakit hati yang mendalam.
"Saat ini tersangka masih terus menjalani pemeriksaan intensif, guna mempertangungjawabkan perbuatannya, yakni menghilangkan nyawa dua orang sekaligus," katanya. [TMA, Ant]
============
http://www.gatra.com/hukum/31-hukum/...ayah-dan-anak-
============
sudah terlalu banyak kasus si rizal ini...
sekarang dia bunuhin orang