Nachrowi: Kalau Bisa Sampai Kiamat Gubernur DKI Orang Betawi
Kamis, 26 Juli 2012 20:45 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Nachrowi Ramli, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Kamis (26/7/2012).
Pria yang akrab disapa Bang Nara, juga menyelipkan pesan-pesan untuk putaran kedua Pemilukada DKI. "Buat Bamus Betawi, kalau bisa sampai kiamat gubernur DKI orang Betawi. Terima kasih sudah mendukung kami di putaran pertama, semoga dukungan tetap diberikan pada putaran kedua," ujar Nara, di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat, Kamis malam.
Nara juga menyinggung pecahnya dukungan keluarga Betawi saat putaran pertama, karena ada enam pasang calon. Namun, ia memakluminya. Pada putaran kedua nanti, Nara meminta seluruh keluarga Betawi bersatu. "Kemarin ada enam pasang calon, kami maklum kalau Betawi ada yang ke sana ke mari. Itu lagi becanda. Sekarang putaran kedua, kumpul lagi, karena calon Betawi cuma satu," cetusnya. "Maka sekarang, semua kembali pada jalan yang benar. Kalau bukan kita, siapa lagi yang mengangkat harkat martabat Betawi," tuturnya.
Nara memaparkan, kegiatan buka puasa bersama merupakan kegiatan rutin yang digelar Bamus Betawi setiap tahun. Nara yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Bamus Betawi, meminta anak muda Betawi ikut silaturahmi, dengan berbuka puasa bersama di kediaman tokoh-tokoh Betawi.
http://jakarta.tribunnews.com/2012/0...i-orang-betawi
----------------
Kagak bisa ngomong beitu, kalau prinsip 'one man, one vote', maka etnis jawa yang mencapai 35% penduduk Jakarta pada tahun 2000 lalu dan pasti saat ini sudah mendekati angka lebih dari itu, lebih berhak menjadi Pemimpin Jakarta toh!
Kamis, 26 Juli 2012 20:45 WIB
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Calon wakil gubernur DKI Jakarta Nachrowi Ramli, menghadiri acara buka puasa bersama yang digelar oleh Badan Musyawarah (Bamus) Betawi, Kamis (26/7/2012).
Pria yang akrab disapa Bang Nara, juga menyelipkan pesan-pesan untuk putaran kedua Pemilukada DKI. "Buat Bamus Betawi, kalau bisa sampai kiamat gubernur DKI orang Betawi. Terima kasih sudah mendukung kami di putaran pertama, semoga dukungan tetap diberikan pada putaran kedua," ujar Nara, di Hotel Twin Plaza, Jakarta Barat, Kamis malam.
Nara juga menyinggung pecahnya dukungan keluarga Betawi saat putaran pertama, karena ada enam pasang calon. Namun, ia memakluminya. Pada putaran kedua nanti, Nara meminta seluruh keluarga Betawi bersatu. "Kemarin ada enam pasang calon, kami maklum kalau Betawi ada yang ke sana ke mari. Itu lagi becanda. Sekarang putaran kedua, kumpul lagi, karena calon Betawi cuma satu," cetusnya. "Maka sekarang, semua kembali pada jalan yang benar. Kalau bukan kita, siapa lagi yang mengangkat harkat martabat Betawi," tuturnya.
Nara memaparkan, kegiatan buka puasa bersama merupakan kegiatan rutin yang digelar Bamus Betawi setiap tahun. Nara yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Bamus Betawi, meminta anak muda Betawi ikut silaturahmi, dengan berbuka puasa bersama di kediaman tokoh-tokoh Betawi.
http://jakarta.tribunnews.com/2012/0...i-orang-betawi
----------------
Kagak bisa ngomong beitu, kalau prinsip 'one man, one vote', maka etnis jawa yang mencapai 35% penduduk Jakarta pada tahun 2000 lalu dan pasti saat ini sudah mendekati angka lebih dari itu, lebih berhak menjadi Pemimpin Jakarta toh!