Korban sempat dibawa ke RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi. Namun pihak rumah sakit menolak mencabut golok di kepala pelajar bernama Adi Sucipto itu, lantaran khawatir pasien akan kehabisan darah.
Zulkifli, Senin (16/7/2012), seorang saksi mata, menuturkan, korban bersama rekan-rekannya menaiki truk dari arah Cibadak menuju kawasan Parungkuda. Namun, saat di Pasar Parungkuda, truk yang dinaiki korban dihadang sekelompok pelajar yang membawa senjata tajam. Tawuran pun tidak bisa dihindari.
Nahas, Adi terkena golok yang dilayangkan lawan dan langsung ambruk di lokasi.
Adi sempat dibawa ke RSUD Sekarwangi, Kabupaten Sukabumi, namun karena pihak rumah sakit tidak sanggung menangani, korban dirujuk ke RSU Syamsudin, Kota Sukabumi.
Kasus ini masih ditangani petugas Polres Sukabumi.(OZ)
indonesiaforexmotor balapiklan barisonline produkbrokerotomotifbisnis online