Quote:
| JAKARTA (Suara Karya): Pemerintah kembali menyerahkan 30 unit kereta api (KA) kelas ekonomi kepada PT Kereta Api Indonesia. Kereta buatan PT Industri Kereta Api (Inka) yang dibangun dengan fasilitas pendingin udara (air conditioner/AC) itu akan diserahkan pada awal Agustus 2012, sehingga bisa dimanfaatkan untuk melayani penumpang pada masa angkutan Lebaran tahun ini. Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Tundjung Inderawan mengatakan, pemesanan kereta kelas ekonomi senilai Rp 117,75 miliar atau sebesar Rp 39,25 miliar per satu rangkaian KA ini merupakan program rutin pemerintah. Apalagi penggunaan anggaran untuk pengadaan KA kelas ekonomi ini sudah disetujui Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan dalam tahun anggaran 2011-2012. "Pelaksanana program ini semata untuk kepentingan masyarakat, sehingga produksi kereta kita lakukan dan sudah siap untuk digunakan. Sekarang waktunya tepat, ketika kontrak ditandatangani, tidak lama kereta bisa langsung diserahkan ke PT KAI untuk dioperasikan pada angkutan Lebaran," kata Tundjung di Jakarta, Selasa (24/7. Menurut dia, pembangunan kereta ekonomi-AC dilakukan sesuai kebutuhan masyarakat. Jika awalnya anggaran yang diusulkan untuk membangun 50 unit KA atau lima rangkaian, namun yang disetujui hanya untuk 30 unit KA, termasuk dua rangkaian kereta rel diesel ekspres (KRDE)-AC. Kereta dipastikan sudah bisa melayani pemudik pada H-7 Lebaran. Rencananya, kereta api produksi Anak Negeri ini akan melayani penumpang pada lintas Jakarta-Surabaya, Jakarta-Semarang, dan Jakarta-Solo. Satu rangkaian KA ekonomi AC ini terdiri dari 10 unit kereta dan satu unit kereta makan yang dilengkapi peralatan pembangkit listrik. Masing-masing kereta memiliki 80 tempat duduk, sehingga dalam satu rangkaian dapat mengangkut sebanyak 800 orang. Sebelumnya juga telah diserahkan KA ekonomi AC Bogowonto yang terdiri dari 10 kereta serta satu kereta makan dan pembangkit (KMP) untuk melayani rute Pasar Senen (Jakarta)-Lempuyangan, Yogyakarta. Pada 2011, pemerintah juga memberikan 10 unit KA AC Gajah Wong untuk melayani lintas Pasar Senen-Lempuyangan Yogyakarta. "Kalau kereta yang baru ini belum ada namanya, dan rencananya melayani Pasar Senen-Semarang. Pembangunan KA kelas ekonomi AC ini merupakan salah satu program pemerintah melalui Ditjen Perkeretaapian Kemenhub untuk meningkatkan pelayanan angkutan transportasi kelas ekonomi dan untuk mendukung angkutan Lebaran 2012," ujar Tundjung. (Syamsuri S) |
kalau saja tarif ekonomi AC bisa dibuat lebih bersahabat dan tingkah pengguna KA tidak barbar seperti alay tentu sangat menyenangkan.....